Berita Organisasi

Silahturahmi ke Dinas Pariwisata Propinsi Kalimantan Selatan

30 Agustus 2026 09:00 WITA Administrator 7 views
Silahturahmi ke Dinas Pariwisata Propinsi Kalimantan Selatan

Banjar, KALIMANTAN SELATAN โ€“ Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Travel Agent Indonesia (DPD ASTINDO) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan silaturahmi bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriadi, pada Kamis, 24 September 2026, di kantor Dispar Kalsel, Kabupaten Banjar. Kegiatan yang berlangsung secara kekeluargaan ini dihadiri pengurus inti Astindo kalsel dan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi antara pelaku usaha perjalanan wisata dan pemerintah daerah.

Rombongan ASTINDO KALSEL dipimpin oleh Ketua Antonius Panggabean, didampingi Sekretaris Syamsuddinnor dan Bendahara Rahmiatun Nisa. Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi yang terbuka antara organisasi pelaku industri perjalanan wisata dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan dalam membahas peluang, tantangan, serta strategi pengembangan pariwisata daerah.

Mempererat Silaturahmi dan Berbagi Praktik Terbaik

Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik atau best practice antara ASTINDO KALSEL dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui diskusi dan pertukaran gagasan, kedua pihak membahas pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan destinasi wisata, memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan produk perjalanan yang menarik dan kompetitif.

ASTINDO sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha perjalanan wisata memiliki peran strategis dalam menghubungkan potensi destinasi dengan pasar wisatawan. Melalui jaringan anggota dan pengalaman industri, pelaku usaha perjalanan dapat berkontribusi dalam merancang paket wisata, memperluas pemasaran, serta mendorong wisatawan untuk berkunjung dan berbelanja di Kalimantan Selatan.

Di sisi lain, dukungan pemerintah daerah dibutuhkan untuk memperkuat promosi destinasi, meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan, serta membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah dan industri pariwisata diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Mendorong Peningkatan Pendapatan Sektor Pariwisata

Salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan ini adalah upaya mendukung target pertumbuhan sebesar 2,8 persen yang menjadi perhatian dalam pengembangan sektor pariwisata. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja sama yang terarah antara pemerintah, asosiasi, pelaku usaha, pengelola destinasi, dan masyarakat.

Peningkatan pendapatan sektor pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan promosi destinasi. Diperlukan pula strategi untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan, meningkatkan belanja wisatawan, memperbanyak pilihan paket perjalanan, serta mendorong kunjungan ke berbagai destinasi unggulan di Kalimantan Selatan.

Pelaku usaha perjalanan wisata dapat mengambil peran melalui penyusunan paket wisata yang menggabungkan daya tarik alam, budaya, sejarah, kuliner, dan kehidupan masyarakat lokal. Paket yang dirancang dengan baik berpotensi membuka peluang usaha bagi pemandu wisata, penyedia transportasi, penginapan, rumah makan, pelaku UMKM, serta pengelola atraksi wisata.

Loksado sendiri memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan budaya. Keindahan alam Pegunungan Meratus, pengalaman bamboo rafting, serta kekayaan tradisi masyarakat setempat merupakan daya tarik yang dapat dikembangkan melalui promosi dan pengemasan produk wisata secara profesional.

Kolaborasi antara ASTINDO KALSEL dan Dinas Pariwisata diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran destinasi, memperkuat jejaring bisnis, dan meningkatkan nilai ekonomi dari setiap kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Sambut Baik ASTINDO

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriadi, menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menyampaikan dukungan terhadap peran ASTINDO KALSEL dalam mendorong pengembangan pariwisata daerah dan memperkuat keterlibatan pelaku industri perjalanan wisata.

Sambutan positif tersebut menjadi dorongan bagi ASTINDO KALSEL untuk terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah daerah. Dukungan yang berkelanjutan diharapkan membuka ruang bagi pelaksanaan program-program bersama, baik dalam promosi destinasi, pengembangan paket wisata, kegiatan pemasaran, maupun peningkatan kapasitas pelaku industri pariwisata.

Hubungan yang baik antara pemerintah dan asosiasi industri merupakan modal penting untuk menciptakan program pariwisata yang selaras dengan kebutuhan pasar dan potensi daerah. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai peluang kerja sama dapat diidentifikasi dan dikembangkan menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

ASTINDO KALSEL Siap Memperkuat Peran Industri Perjalanan Wisata

Ketua DPD ASTINDO KALSEL, Antonius Panggabean, bersama jajaran pengurus menempatkan kegiatan silaturahmi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah sekaligus memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan pariwisata Kalimantan Selatan.

Melalui koordinasi dan kolaborasi yang lebih erat, ASTINDO KALSEL diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mempromosikan destinasi, mempertemukan pelaku usaha, serta menghadirkan produk perjalanan wisata yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sementara itu, Sekretaris ASTINDO KALSEL, Syamsuddinnor, dan Bendahara Rahmiatun Nisa turut mendukung penguatan komunikasi organisasi agar program-program yang dirancang dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi anggota maupun industri pariwisata secara luas.

Ke depan, kolaborasi antara ASTINDO KALSEL dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan terus berkembang melalui berbagai agenda bersama. Tidak hanya sebatas pertemuan dan diskusi, kerja sama tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam kegiatan promosi, pengembangan paket wisata, perjalanan pengenalan destinasi atau fam trip, serta forum bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan pasar potensial.

Loksado Menjadi Momentum Penguatan Kolaborasi

Keberhasilan kegiatan silaturahmi yang diilakukan pengurus ini menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis di antara pemangku kepentingan pariwisata.

Loksado menjadi tempat yang tepat untuk memperkuat semangat kolaborasi sekaligus mengingatkan bahwa pengembangan pariwisata harus berangkat dari potensi lokal, didukung oleh promosi yang tepat, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dengan dukungan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan serta keterlibatan aktif ASTINDO KALSEL, peluang pengembangan pariwisata daerah dapat terus diperluas. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi, memperkuat usaha perjalanan wisata, menciptakan peluang kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan industri perjalanan wisata. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen berkelanjutan, ASTINDO KALSEL siap berkontribusi dalam mendukung kemajuan pariwisata Kalimantan Selatan.

ASTINDO KALSEL โ€” Bersama Membangun Kolaborasi, Memperluas Peluang, dan Memajukan Pariwisata Kalimantan Selatan.


Berita Terkait