Astindo Kalsel Fam Trips & Table Top
15 September 2026 10:00 WITA Administrator 12 views
BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN โ Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASTINDO Kalimantan Selatan akan menggelar Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026 pada 24โ27 November 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Banjarmasin ini menjadi bagian dari upaya memperluas promosi destinasi dan produk pariwisata Kalimantan Selatan kepada jaringan industri perjalanan wisata di Indonesia.
Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan **buyer dan seller industri pariwisata melalui forum bisnis Business to Business (B2B). Selain menjadi ruang untuk membangun jejaring dan kerja sama usaha, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada para buyer untuk mengenal secara langsung potensi destinasi wisata yang dimiliki Kalimantan Selatan.
Sebanyak 30 buyer potensial dari anggota ASTINDO di berbagai daerah di Indonesia direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut. Para buyer ini akan menjadi bagian penting dalam pengembangan pasar inbound tourism, khususnya melalui pemasaran paket perjalanan Kalimantan Selatan kepada wisatawan mancanegara.
# Menjelajahi Destinasi di Lima Wilayah
Rangkaian Fam Trip akan membawa peserta mengunjungi sejumlah destinasi dan wilayah potensial di Kalimantan Selatan. Perjalanan tersebut mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Melalui kunjungan langsung tersebut, para buyer akan memperoleh pengalaman dan informasi mengenai karakteristik destinasi, daya tarik wisata, aksesibilitas, produk wisata, serta berbagai layanan pendukung yang dapat dikembangkan menjadi paket perjalanan.
Beragam potensi wisata Kalimantan Selatan akan diperkenalkan, mulai dari wisata alam dan budaya hingga wisata sejarah, kuliner, sungai, serta pengalaman wisata berbasis masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif kepada para buyer mengenai kesiapan Kalimantan Selatan sebagai salah satu pilihan destinasi dalam pengembangan produk wisata untuk pasar domestik maupun internasional.
# Perkuat Pertemuan Bisnis antara Buyer dan Seller
Selain Fam Trip, agenda utama kegiatan adalah Table Top, yang menjadi forum pertemuan langsung antara buyer dan seller. Dalam forum tersebut, pelaku industri pariwisata Kalimantan Selatan akan memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk, destinasi, akomodasi, transportasi, layanan pemanduan, serta berbagai produk pendukung pariwisata kepada buyer.
Pertemuan B2B ini diharapkan menghasilkan peluang kerja sama yang lebih konkret, termasuk pengembangan paket wisata, pemasaran bersama, distribusi produk perjalanan, dan pengembangan jaringan bisnis pariwisata.
Dengan pola pertemuan tersebut, promosi destinasi tidak hanya dilakukan melalui pengenalan secara umum, tetapi diarahkan pada terciptanya hubungan bisnis yang dapat berlanjut setelah kegiatan berakhir.
# Fokus Mendatangkan Wisatawan Mancanegara
ASTINDO Kalsel menempatkan pengembangan inbound tour sebagai salah satu fokus utama kegiatan. Melalui jaringan anggota ASTINDO yang tersebar di berbagai daerah, produk wisata Kalimantan Selatan diharapkan dapat semakin dikenal dan ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.
Kehadiran buyer dari berbagai daerah juga diharapkan membuka akses pemasaran yang lebih luas. Para buyer dapat memperoleh informasi langsung mengenai destinasi dan kemudian mengemasnya menjadi produk perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar wisatawan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata daerah melalui kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha perjalanan, pengelola destinasi, hotel, transportasi, pemandu wisata, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.
# Sinergi untuk Meningkatkan Daya Saing Pariwisata Kalsel
Ketua Pelaksana Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026, Syamsuddinnor, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD ASTINDO Kalimantan Selatan, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bisnis sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Selatan secara lebih luas.
Menurutnya, pengalaman langsung melihat destinasi akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada buyer mengenai produk wisata yang dapat dipasarkan kepada wisatawan.
Melalui kegiatan tersebut, ASTINDO Kalsel mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih erat antara pelaku industri pariwisata di Kalimantan Selatan dengan jaringan travel agent dan tour operator dari berbagai daerah.
# Membawa Kalimantan Selatan ke Pasar Wisata Dunia
Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan promosi jangka pendek, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama bisnis pariwisata secara berkelanjutan.
Dengan mempertemukan buyer dan seller serta memperlihatkan langsung potensi destinasi di sejumlah wilayah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kalimantan Selatan sebagai destinasi wisata, memperluas pemasaran produk lokal, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026 akan berlangsung pada 24โ27 November 2026 dengan Banjarmasin sebagai salah satu pusat kegiatan dan rangkaian perjalanan yang mencakup Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
ASTINDO Kalsel โ Connecting Tourism, Creating Business, Promoting South Kalimantan to the World.
Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan **buyer dan seller industri pariwisata melalui forum bisnis Business to Business (B2B). Selain menjadi ruang untuk membangun jejaring dan kerja sama usaha, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada para buyer untuk mengenal secara langsung potensi destinasi wisata yang dimiliki Kalimantan Selatan.
Sebanyak 30 buyer potensial dari anggota ASTINDO di berbagai daerah di Indonesia direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut. Para buyer ini akan menjadi bagian penting dalam pengembangan pasar inbound tourism, khususnya melalui pemasaran paket perjalanan Kalimantan Selatan kepada wisatawan mancanegara.
# Menjelajahi Destinasi di Lima Wilayah
Rangkaian Fam Trip akan membawa peserta mengunjungi sejumlah destinasi dan wilayah potensial di Kalimantan Selatan. Perjalanan tersebut mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Melalui kunjungan langsung tersebut, para buyer akan memperoleh pengalaman dan informasi mengenai karakteristik destinasi, daya tarik wisata, aksesibilitas, produk wisata, serta berbagai layanan pendukung yang dapat dikembangkan menjadi paket perjalanan.
Beragam potensi wisata Kalimantan Selatan akan diperkenalkan, mulai dari wisata alam dan budaya hingga wisata sejarah, kuliner, sungai, serta pengalaman wisata berbasis masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif kepada para buyer mengenai kesiapan Kalimantan Selatan sebagai salah satu pilihan destinasi dalam pengembangan produk wisata untuk pasar domestik maupun internasional.
# Perkuat Pertemuan Bisnis antara Buyer dan Seller
Selain Fam Trip, agenda utama kegiatan adalah Table Top, yang menjadi forum pertemuan langsung antara buyer dan seller. Dalam forum tersebut, pelaku industri pariwisata Kalimantan Selatan akan memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk, destinasi, akomodasi, transportasi, layanan pemanduan, serta berbagai produk pendukung pariwisata kepada buyer.
Pertemuan B2B ini diharapkan menghasilkan peluang kerja sama yang lebih konkret, termasuk pengembangan paket wisata, pemasaran bersama, distribusi produk perjalanan, dan pengembangan jaringan bisnis pariwisata.
Dengan pola pertemuan tersebut, promosi destinasi tidak hanya dilakukan melalui pengenalan secara umum, tetapi diarahkan pada terciptanya hubungan bisnis yang dapat berlanjut setelah kegiatan berakhir.
# Fokus Mendatangkan Wisatawan Mancanegara
ASTINDO Kalsel menempatkan pengembangan inbound tour sebagai salah satu fokus utama kegiatan. Melalui jaringan anggota ASTINDO yang tersebar di berbagai daerah, produk wisata Kalimantan Selatan diharapkan dapat semakin dikenal dan ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.
Kehadiran buyer dari berbagai daerah juga diharapkan membuka akses pemasaran yang lebih luas. Para buyer dapat memperoleh informasi langsung mengenai destinasi dan kemudian mengemasnya menjadi produk perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar wisatawan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata daerah melalui kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha perjalanan, pengelola destinasi, hotel, transportasi, pemandu wisata, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.
# Sinergi untuk Meningkatkan Daya Saing Pariwisata Kalsel
Ketua Pelaksana Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026, Syamsuddinnor, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD ASTINDO Kalimantan Selatan, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bisnis sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Selatan secara lebih luas.
Menurutnya, pengalaman langsung melihat destinasi akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada buyer mengenai produk wisata yang dapat dipasarkan kepada wisatawan.
Melalui kegiatan tersebut, ASTINDO Kalsel mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih erat antara pelaku industri pariwisata di Kalimantan Selatan dengan jaringan travel agent dan tour operator dari berbagai daerah.
# Membawa Kalimantan Selatan ke Pasar Wisata Dunia
Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan promosi jangka pendek, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama bisnis pariwisata secara berkelanjutan.
Dengan mempertemukan buyer dan seller serta memperlihatkan langsung potensi destinasi di sejumlah wilayah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kalimantan Selatan sebagai destinasi wisata, memperluas pemasaran produk lokal, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
Fam Trip dan Table Top ASTINDO Kalsel 2026 akan berlangsung pada 24โ27 November 2026 dengan Banjarmasin sebagai salah satu pusat kegiatan dan rangkaian perjalanan yang mencakup Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
ASTINDO Kalsel โ Connecting Tourism, Creating Business, Promoting South Kalimantan to the World.